Monday, June 7, 2010

kisi-kisi UAS X dan XI SMK PASUNDAN 3 BANDUNG, Juni 2010

Kisi-kisi UAS semester dua kelas xi IPA SMK Pasundan 3 Bandung, Juni 2010
1. Menjelaskan hakikat kesehatan lingkungan
2. Menyebutkan penyakit yang diakibatkan pencemaran udara
3. Menyebutkan sifat dari hujan asam
4. Menyebutkan manfaat penggunaan pestisida
5. Menjelaskan definisi ozon
6. Menyebutkan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh polutan udara
7. Menyebutkan dampak polusi udara bagi kesehatan dan lingkungan
8. Menyebutkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air.
9. Menyebutkan metode pengolahan limbah cair beserta kegunaannya.
10. Menyebutkan metode pengolahan limbah padat
11. Menyebutkan metode pengolahan limbah gas
12. Menyebutkan metode pengolahan limbah B3
13. Menjelaskan dampak yang disebabkan oleh polusi air, udara dan tanah.
14. Menjelaskan fungsi IPAL
15. Menyebutkan keuntungan dan kerugian dari kebijakan pemerintah berkenaan dengan pemabtasan merokok di tempat umum.
16. Menyebutkan benda yang termasuk kelompok benda padat.
17. Menyebutkan metode pembuangan limbah B3
Keterangan : nomor 1 -12 soal PG sebanyak 40, dan 13 – 17 berbentuk 5 soal essay, siswa diahrapkan dapat mengembangkan pemahaman dari kisi –kisi tersebut. Referensi yang digunakan adalah Modul IPA untuk SMK/MAK semester 2, Pratama Pustaka



Kisi-kisi UAS semester dua kelas X IPA SMK Pasundan 3 Bandung, Juni 2010
- Menyebutkan teori planetesimal
- Menyebutkan jari-jari bumi
- Menjelaskan bukti bahwa bumi bulat serta didukung dengan para tokoh pendapatnya
- Menyebutkan posisi lintang
- Menjelaskan rotasi dan revolusi bumi
- Menyebutkan wilayah WIB, WITA, WIT
- Menyebutkan gejala persitiwa gempa bumi
- Menjalskan bagian kerak bumi yang keras
- Menyebutkan hasil catatan dari gelombang gempa
- Menjelaskan ephisentrum
- Menjelaskan lempeng yang mengalamii pergerakan
- Menjelaskan definsi tsunami
- Menyebutkan gelombang selain gelombang tsunami
- Menyebutkan tanda datangnya tsunami
- Menyebutkan ketinggian gelombang tsunami
- Menyebutkan daerah yang rawan tsunami
- Menyebutkan hal-hal yang perlu disiapkan dalam menghadapi tsunami
- Menyebutkan langkah yang harus dilakukan individu dalam menghadapi tsunami
- Menjelaskan usaha mitigasi secara fisik dan nonfisik
- Menjelaskan bencana alam geologis dan klimatologis
- Menjelaskan rotasi dan revolusi bumi
- Menyebutkan tanda-tanda gejala alam yang terjadi sebelum gempa bumi
- Menyebutkan langkah-langkah yang harus dilakukan individu dalam menghadapi tsunami
- Menyebutkan antisipasi sebelum, selama dan sesudah gempa bumi.
- Menjelaskan tugas dan fungsi BMKG
Keterangan : soal PG sebanyak 40, 5 soal essay, siswa diahrapkan dapat mengembangkan pemahaman dari kisi –kisi tersebut. Referensi yang digunakan adalah Modul IPA untuk SMK/MAK semester 2, Pratama Pustaka

Monday, May 31, 2010

mapancas jabar

Refleksi hari kelahiran pancasila !
INDONESIA TIDAK BERPANCASILA
tidak memiliki pemimpin pancasilais

Tengok saja !
Perpecahan dimana-mana…
Korupsi dimana-mana….
Ketidak tegakan supremasi hukum…
Kerusuhan masalah ras, suku, agama……
Kebijakan pemerintah Indonesia yang semena-mena…..
Kesenjangan, kemiskinan dan ketidak adilan begitu nampak dipertontonkan !

Lantas dimana falsafah bangsa Indonesia yang katanya ber PANCASILA…
Ketuhanan yang maha Esa
Nampak dipertontonkan bagaimana besarnya pengarus provokasi kepada warga sehingga dibenturkan antar agama, sesama agama agar terjadi pecah belah, saling fitnah. Padahal jika mengaku warga berketuhanan tentu akan terjalin sebuah hubungan rukun dalam membangun bangsa.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pelaku kebijakan mana yang telah memberikan keadilan dan keberadaban bangsa terhadap rakyat Indonesia…
Persatuan Indonesia
Saling bersatu, kuat dan kokoh…seharusnya hal demikian dalam membangun bangsa, namun nyatanya kepentingan politik TUA dan MUDA, antar PARTAI, antar ORMAS, sangat sulit menyatukan membentuk PERSATUAN INDONESIA.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Kepemimpinan otoriter nampak pada Kabinet Indonesia Bersatu II, paling kuasa sehingga kurang transparan dalam mengusut setiap pelaku kejahatan, Buktiny KASUS CENTURY….dimana kepemimpinan pancasilais..
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesi
Penegakan supremasi hukum dalam setiap menindak pelaku kejahatan sangatlah tergantung pada kepentingan orang berduit dan kepentingan penyelamatan kebijakan politik saja, buktinya setiap kasus koruspi tidak ada yang jelas juntrungannnya…kasus CENTURY yang basi, Kasus MARKUS…dan kasus yang laiinnya…
Rencana pemerintah menaikan tarif dasar listrik dan pembatasan subsidi BBM meruapakan bukti pemerintah tidak memihak kepada rakyat banyak, kebijakannya lebih pada kepentingan kebijakan politik. Padahal justru rencana tersebut akan lebih banyak menyengsarakan rakyat kecil.
Maka dari itu Dewan Pimpinan Daerah MAHASISWA PANCASILA Provinsi Jawa Barat, menyeruka aksi moral peringatan kelahiran pancasila sebagai berikut :
1. Meminta Pemerintah Indonesia KIB 2; SBY- BUDIONO harus menjadi PEMIMPIN PANCASILAIS agar dapat mensejahterakan rakyat Indonesia, begitupun GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT; HERYAWAN-DEDE YUSUF untuk lebih meningkatkan kesejahteraan warga jawa barat menyeluruh bukan sekedar golongan atau partai tertentu saja.
2. Menolak kebijakan pemerintah dalam pembatasan subsidi BBM untuk rakyat kecil.
3. Tindak pelaku KORUPSI tanpa tebang pilih dan tegakan supremasi hukum seadil-adilnya
Bandung, 01 Juni 2010
Dewan Pimpinan Daerah
Mahasiswa Pancasila
Provinsi Jawa Barat


RIDWAN EKO PRASETYO IMAM SYAFE’I
Ketua Sekretaris

Koord. Aksi : Imam Syafe’I (081322585403)

Informasi Kurikulum KTSP

In House Training Implementasi Kurikulum KTSP.
Jl. Pal 3 cijerah. Senin/31 Mei 2010 bertempat di SMA Pasundan 4 Kota Bandung menyelenggarakan IHT KTSP dari pukul 7.30 s/d 17.00 diikuti para guru dan Drs.Lili, M.MPd (pengawas), Drs Tatang Suryana (kepala sekolah) SMA Pasundan 4 Bandung.

Thursday, April 29, 2010

AKSI LINGKUNGAN HIDUP

Kamis, 29 April 2010
Warga Minta Pengembang Hentikan Perusakan Lingkungan
Pengembang Tanrise City Didemo


ANWARI JANUAR M/GM
WARGA RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 Kel. Cipadung, Kec. Cibiru yang tergabung dalam Forum 1234 Cipadung, melakukan unjuk rasa di depan pintu gerbang proyek pembangunan kawasan bisnis Tanrise City, Jln. A.H. Nasution Bandung, Rabu (28/4).
NASUTION,(GM)-
Sekitar 50 warga RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung yang menamakan dirinya Forum 1234 Cipadung, melakukan aksi demo di depan pintu gerbang proyek pembangunan kawasan bisnis Tanrise City, di Jln. A.H. Nasution, Rabu (28/4). Warga mendesak pengembang Tanrise City segera menghentikan perusakan ekosistem lingkungan selama proses pematangan lahan.

Aksi warga dipicu sikap pengembang yang tidak terbuka. Bahkan, warga juga menuding pengembang sudah melakukan pembalakan/penebangan pohon di lokasi yang akan digunakan sebagai area bisnis itu.

"Selama ini belum pernah ada sosialisasi formal yang dilakukan pengembang kepada warga sekitar. Mereka terkesan sembunyi-sembunyi, sampai akhirnya mereka melakukan tindakan di luar aturan," tutur Kordinator Lapangan Forum 1234 Cipadung, Sony Sonjaya Atmadja kepada wartawan di sela-sela aksi.

Menurut Sony, proses pematangan lahan seluas 26 hektare itu sudah terjadi sejak sebulan lalu. Selama itu, pengembang belum melakukan sosialisasi kepada warga. Bahkan, warga tidak mengetahui apa yang akan dibangun di lokasi bekas PT Patal Cipadung tersebut.

"Kita hanya tahu dari pihak lain, bukan dari pengembang langsung. Ada yang bilang akan dijadikan gudang, ada juga yang bilang akan dibangun pusat bisnis. Kita ingin tahu langsung dari pengembang," tegasnya.

Informasi tidak diberikan secara langsung, termasuk masalah pematangan lahan. Dari informasi, kata Sony, pengembang hanya akan melakukan pemotongan rumput. Namun pada kenyataannya, pengembang justru menebang sekitar 50 pohon mahoni berukuran besar dan berusia puluhan tahun.

Menurut Sony, pohon-pohon tersebut semasa PT Patal Cipadung berdiri dijadikan paru-paru wilayah sekitarnya. "Kita merasa dibodohi. Mereka bilang hanya memotong rumput, tapi kenyataannya malah menebang pohon. Kami tidak setuju dengan cara mereka merusak ekosistem lingkungan Cipadung," tuturnya.

Ditambahkan Sony, apa yang dilakukan pengembang Tanrise City sangat merugikan warga sekitar. Pasalnya, akibat penebangan pohon itu, kawasan Cipadung yang tadinya rindang dan sejuk kini berubah menjadi gersang dan panas.

Aksi yang dilakukan warga, ujarnya, merupakan bentuk ketidaksetujuan. Warga meminta pengembang bertanggung jawab atas masalah ini. "Kalau mereka tetap tidak mengindahkan tuntutan ini, kami akan terus melakukan aksi. Kami tidak ingin lingkungan kami rusak gara-gara pembangunan Tanrise City," katanya.

Persiapan lahan

Sementara itu, pihak pengembang yang diwakili oleh Wakil Kordinator Lapangan, Herdian menyatakan, persiapan lahan tidak akan berhenti. Saat ini, pihaknya baru meratakan lahan dan belum melakukan pembangunan fisik.

Mengenai permintaan warga, akan dibahas kemudian oleh pihak perusahaan dan jawabannya akan disampaikan kepada warga dalam pertemuan resmi. " Soal waktunya kapan, tergantung warga," katanya.

Ketika ditanya masalah penebangan puluhan pohon seperti ditudingkan warga, Herdian membantahnya. Menurut Herdian, selama sebulan proses pematangan lahan, pihaknya sbelum pernah menebang pohon.

"Mungkin itu bekas yang dulu sebelum kita beli lahan ini," ujarnya. (B.114/B.115)**

AKSI LINGKUNGAN HIDUP

Kamis, 29 April 2010
Warga Minta Pengembang Hentikan Perusakan Lingkungan
Pengembang Tanrise City Didemo


ANWARI JANUAR M/GM
WARGA RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 Kel. Cipadung, Kec. Cibiru yang tergabung dalam Forum 1234 Cipadung, melakukan unjuk rasa di depan pintu gerbang proyek pembangunan kawasan bisnis Tanrise City, Jln. A.H. Nasution Bandung, Rabu (28/4).
NASUTION,(GM)-
Sekitar 50 warga RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung yang menamakan dirinya Forum 1234 Cipadung, melakukan aksi demo di depan pintu gerbang proyek pembangunan kawasan bisnis Tanrise City, di Jln. A.H. Nasution, Rabu (28/4). Warga mendesak pengembang Tanrise City segera menghentikan perusakan ekosistem lingkungan selama proses pematangan lahan.

Aksi warga dipicu sikap pengembang yang tidak terbuka. Bahkan, warga juga menuding pengembang sudah melakukan pembalakan/penebangan pohon di lokasi yang akan digunakan sebagai area bisnis itu.

"Selama ini belum pernah ada sosialisasi formal yang dilakukan pengembang kepada warga sekitar. Mereka terkesan sembunyi-sembunyi, sampai akhirnya mereka melakukan tindakan di luar aturan," tutur Kordinator Lapangan Forum 1234 Cipadung, Sony Sonjaya Atmadja kepada wartawan di sela-sela aksi.

Menurut Sony, proses pematangan lahan seluas 26 hektare itu sudah terjadi sejak sebulan lalu. Selama itu, pengembang belum melakukan sosialisasi kepada warga. Bahkan, warga tidak mengetahui apa yang akan dibangun di lokasi bekas PT Patal Cipadung tersebut.

"Kita hanya tahu dari pihak lain, bukan dari pengembang langsung. Ada yang bilang akan dijadikan gudang, ada juga yang bilang akan dibangun pusat bisnis. Kita ingin tahu langsung dari pengembang," tegasnya.

Informasi tidak diberikan secara langsung, termasuk masalah pematangan lahan. Dari informasi, kata Sony, pengembang hanya akan melakukan pemotongan rumput. Namun pada kenyataannya, pengembang justru menebang sekitar 50 pohon mahoni berukuran besar dan berusia puluhan tahun.

Menurut Sony, pohon-pohon tersebut semasa PT Patal Cipadung berdiri dijadikan paru-paru wilayah sekitarnya. "Kita merasa dibodohi. Mereka bilang hanya memotong rumput, tapi kenyataannya malah menebang pohon. Kami tidak setuju dengan cara mereka merusak ekosistem lingkungan Cipadung," tuturnya.

Ditambahkan Sony, apa yang dilakukan pengembang Tanrise City sangat merugikan warga sekitar. Pasalnya, akibat penebangan pohon itu, kawasan Cipadung yang tadinya rindang dan sejuk kini berubah menjadi gersang dan panas.

Aksi yang dilakukan warga, ujarnya, merupakan bentuk ketidaksetujuan. Warga meminta pengembang bertanggung jawab atas masalah ini. "Kalau mereka tetap tidak mengindahkan tuntutan ini, kami akan terus melakukan aksi. Kami tidak ingin lingkungan kami rusak gara-gara pembangunan Tanrise City," katanya.

Persiapan lahan

Sementara itu, pihak pengembang yang diwakili oleh Wakil Kordinator Lapangan, Herdian menyatakan, persiapan lahan tidak akan berhenti. Saat ini, pihaknya baru meratakan lahan dan belum melakukan pembangunan fisik.

Mengenai permintaan warga, akan dibahas kemudian oleh pihak perusahaan dan jawabannya akan disampaikan kepada warga dalam pertemuan resmi. " Soal waktunya kapan, tergantung warga," katanya.

Ketika ditanya masalah penebangan puluhan pohon seperti ditudingkan warga, Herdian membantahnya. Menurut Herdian, selama sebulan proses pematangan lahan, pihaknya sbelum pernah menebang pohon.

"Mungkin itu bekas yang dulu sebelum kita beli lahan ini," ujarnya. (B.114/B.115)**

Tuesday, April 20, 2010

INFO POLDA JABAR

Pengumuman Penerimaan TARUNA AKPOL T.A 2010 Pada PANDA POLDA JAWA BARAT
Pembukaan 03 MEI - 07 Juni 2010, Informasi Pendaftaran langsung ke MAPOLDA JABAR Jl. Sukarno Hatta
(Imam Syafe'i/Tim Was Eksternal Panda POLDA JABAR)

Wednesday, April 14, 2010

Kisi-kisi UTS Fisika Kelas X SMA Pasundan 4 Kota Bandung

kisi-kisi UTS Fisika SMA Pasundan 4 Kota Bandung
Siswa dapat :
- Mengetahui bentuk bayangan sebuah benda
- Mengetahui fungsi bagian mata
- Menghitung kekuatan kacamata pada mata
- Menghitung jarak bayangan pada kamera
- Menghitung panjang teropong
- Mengetahui saat mengalami pemuaian suhu suatu zat
- Menghitung luas pelat besi pada kalor
- Menghitung volume pada kalor
- Mengetahui satuan kalor jenis
- Menghitung perbesaran mikroskop
- Menghitung kalor dari suatu benda
Selamat menempuh ujian, EUREKA!