Thursday, July 16, 2009

Materi KElas II SMK

GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI
GELOMBANG

Gelombang adalah getaran yang merambat. Di dalam perambatannya tidak diikuti oleh berpindahnya partikel-partikel perantaranya. Pada hakekatnya gelombang merupakan rambatan energi (energi getaran)

Macam gelombang
Menurut arah getarnya :
- gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah rambatannya. Contoh: gelombang pada tali , gelombang permukaan air, gelobang cahaya, dll.
- gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar atau berimpit dengan arah rambatannya. Contoh: gelombang bunyi dan gelombang pada pegas.

Menurut amplitudo dan fasenya :
- gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudo dan fasenya sama di setiap titik yang dilalui gelombng.
- gelombng diam (stasioner) adalah gelombang yang amplitudo dan fasenya berubah (tidak sama) di setiap titik yang dilalui gelombang.

Menurut medium perantaranya :
- gelombang mekanik adalah gelombang yang didalam perambatannya memerlukan medium perantara. Hampir semua gelombang merupakan gelombang mekanik.
- Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang didalam perambatannya tidak memerlukan medium perantara. Contoh : sinar gamma (γ), sinar X, sinar ultra violet, cahaya tampak, infra merah, gelombang radar, gelombang TV, gelombang radio.

Persamaan Umum Gelombang
Besaran-besaran dalam gelombang hampir sama dengan besaran-besaran yang dimiliki oleh getaran, antara lain, periode, frekuensi, kecepatan, fase, amplitudo. Ada satu besaran yang dimiliki oleh gelombang tetapi tidak dimiliki oleh getaran, yaitu panjang gelombang.
A
B
C
puncak gelombang
lembah gelombangUntuk memperjelas pengertian, perhatian keterangan dan gambar di bawah ini :
Periode gelombang (T) adalah waktu yang diperlukan oleh gelombang untuk menempuh satu panjang gelombang penuh.
Panjang gelombang (λ) adalah jarak yang ditempuh dalam waktu satu periode (jarak antara A dan C)
Frekuensi gelombang adalah banyaknya gelombang yang terjadi tiap satuan waktu.
Cepat rambat gelombang (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang tiap satuan waktu.
v = λ.fDituliskan dengan persamaan : v = , dalam hal ini jika t diambil nilai ekstrem yaitu periode (T), maka S dapat digantikan dengan λ (panjang gelombang). Sehingga persamaan di atas dapat ditulis menjadi :
v = , dan karena f = , maka persamaan tersebut juga dapat ditulis sbb:
Keterangn : T = periode ( s )
f = frekuensi ( Hz )
λ = panjang gelombang ( m )
v = cepat rambat gelombang ( m/s )
Contoh Soal 1 :
Sebuah gelombang pada permukaan air dihasilkan dari suatu getaran yang frekuensinya 30 Hz. Jika jarak antara puncak dan lembah gelombang yang berturutan adalah 50 cm, hitunglah cepat rambat gelombang tersebut!
Penyelesaian :
Diketahui : f = 30 Hz , ½ λ = 50 cm ­­­­­ à λ = 100 cm = 1 m
Ditanya : v = ..?
Jawab : v = λ.f = 1.30 = 30 m/s
Contoh Soal 2 :
Sebuah pemancar radio bekerja pada gelombang 1,5 m. Jika cepat rambat gelombang radio 3.108 m/s, pada frekuensi berapakah stasion radio tersebut bekerja!
Penyelesaian :
Diketahui : λ = 1,5 m, ­­­­­ v = 3.108 m/s
Ditanya : f = ..?
Jawab : f = = = 2. 108 Hz = 200 MHz

1. Gelombang Berjalan
A
P
xDari gambar di samping, jika tali yang sangat panjang dibentangkan dan salah satu ujungnya digetarkan terus menerus, maka pada tali akan terjadi gelombang berjalan di sepanjang tali. Jika titik P berjarak x dari A dan ujung A merupakan sumber getar titik A telah bergetar selama t, maka titik P telah bergetar selama
, dimana v = kecepatan gelombang pad tali.
Dari keadaan di atas, maka kita dapat menentukan persamaan gelombang berjalan yaitu :
, karena , maka :
, karena Tv = λ, maka :
, dapat juga ditulis dengan persamaan :
atau
Faktor ( bilangan gelombang), dan persamaan di atas dapat juga ditulis sbb:
, dimana yp = simpangan getar di P ( m atau cm )
A = Amplitudo ( m atau cm )
ω = kecepatan sudut ( rad/ s )
t = waktu ( s )
k = bilangan gelombang ( /m )
x = jarak titik a terhadap titik P ( m atau cm )
λ (lambda) = panjang gelombang ( m atau cm )
Contoh Soal 3:
Gelombang berjalan mempunyai persmaan y = 0,2 sin (100π t – 2π x), dimana y dan x dalam meter dan t dalam sekon. Tentukan amplitudo, periode, frekuensi, panjang gelombang, dan cepat rambat gelombang tersebut !
Penyelesaian :
Diketahui : y = 0,2 sin (100π t – 2π x)
Ditanya : A = …?, T = …?, f = ..?, λ = ..?, v = ..?
Jawab : Kita dapat menjawab soal tersebut dengan cara membandingkan persamaan gelombang dalam soal dengan persamaan umum gelombang berjalan yaitu sbb :
y = 0,2 sin (100π t – 2π x) ………( 1 )
………….( 2 )
Dari persamaan (1) dan (2), maka dpat diambil kesimpulan bahwa :
Amplitudonya adalah : A = 0,2 m
Periode dapat ditentukan sbb: 100π = , sehingga T = s
Dari T = s, maka dapat dicari frekuensinya , yaitu f = Hz
Panjang gelombang ditentukan sbb: 2π x = , sehingga 1 m
Dari hasil f dan λ, maka cepat rambat gelombangnya adalah : v = λ.f = 50.1 = 50 m/s
Cepat rambat gelombang dapat juga ditetnukan dengan : m/s




2. Gelombang stasioner (diam)
Gelombang stasioner ini dapat terjadi oleh karena interferensi (penggabungan dua gelombang yaitu gelombang datang dan gelombang pantul.
Pantulan gelombang yang terjadi dapat berupa pantulan dengan ujung tetap dan dapat juga pantulan dengan ujung bebas. Jika pantulan itu terjadi pada ujung bebas, maka gelombang pantul merupakan kelanjutan dari gelombang datang (fasenya tetap), tetapi jika pantulan itu terjadi pada ujung tetap, maka gelombang pantul mengalami pembalikan fase (berbeda fase 180O) terhadap gelombang datang.
Bentuk gelombang stasioner dapat dilukiskan sebagai berikut:
Ujung pantul
Ujung pantul Untuk ujung pantul bebas: Untuk ujung pantul tetap:



Dari gambar di atas terdapat titik-titik yang memiliki amplitudo terbesar (maks) dan titik-titik yang memiliki amplitudo terkecil (nol).
Titik yang memiliki amplitudo terbesar disebut perut gelombang dan titik yang memiliki amplitudo terkecil disebut simpul gelombng.
Dari gambar di atas dapat disimpulkan juga bahwa pada pantulan ujung bebas, ujung pantul merupakan perut gelombang sedangkan pada pantulan ujung tetap, ujung pantul merupakan simpul gelombang.

Percobaan Melde
A
FJika tali yang panjangnya l, dibentangkan dan diberi beban lewat katrol seperti gambar di samping serta ujung A digetarkan terus menerus, maka pada tali akan terbentuk gelombang transversal yang stasioner (diam).
Percobaan ini pertama kali dilakukan oleh Melde untuk menentukan cepat rambat gelombang transversal pada tali.
Dari hasil percobaannya Melde menemukan kesimpulan bahwa cepat rambat gelombang pada tali adalah :
berbanding lurus dengan akar kwadrat tegangan tali (F)
berbanding terbalik dengan akar kwadrat massa per satuan panjang tali (μ)
Dari dua pernyataan di atas dapat dituliskan dengan persamaan :
, dimana F ( m.g) = gaya tegangan tali ( N )
μ = massa per satua panjang tali ( kg /m )
v = cepat rambat gelombang pada tali ( m/s )
karena , maka persamaan di atas dapat juga ditulis :
Contoh Soal 4:
Seutas tali yang panjangnya 5 m, massanya 4 gram ditegangkan dengan gaya 2 N dan salah satu ujungnya digetarkan dengan frekuensi 50 Hz. Hitunglah:
cepat rambat gelombang pada tali tersebut !
panjang gelombang pada tali tersebut !
Penyelesaian :
Diketahui : l = 5 m, m = 4 gr = 4.10-3kg, F = 2 N, f = 50 Hz
Ditanya : a. v = ..?
b. λ = ..?
Jawab : a. = m/s
b. m
Contoh Soal 5:
Seutas tali yang ditegangkan dengan gaya 5 N dan salah satu ujungnya digetarkan dengan frekuensi 40 Hz terbentuk gelombang dengan panjang gelombang 50 cm. Jika panjang tali 4 m, hitunglah:
cepat rambat gelombang pada tali tersebut !
massa tali tersebut !
Penyelesaian :
Diketahui : l = 4 m, F = 5 N, f = 40 Hz, λ = 50 cm = 0,5 m
Ditanya : a. v = ..?
b. m = ..?
Jawab : a. v = λ.f = 0,5.40 = 20 m/s
b. ----à m = 0,05 kg

Soal Latihan
1. Sebuah gelombang pada tali dihasilkan dari suatu getaran dengan periode 0,25 s. Jika jarak antara puncak dan lembah gelombang yang berturutan adalah 40 cm, hitunglah panjang gelombang dan cepat rambat gelombang tersebut!
2. Sebuah pemancar radio bekerja pada frekuensi 300 MHz. Jika cepat rambat gelombang radio 3.108 m/s, pada panjang gelombang berapakah stasion radio tersebut bekerja!
3. Gelombang berjalan mempunyai persmaan y = 0,2 sin 2π (100 t – 2x), dimana y dan x dalam meter dan t dalam sekon. Tentukan amplitudo, periode, frekuensi, panjang gelombang, dan cepat rambat gelombang tersebut !
4. Seutas tali yang panjangnya 2 m, massanya 40 gram ditegangkan dengan gaya 2 N dan salah satu ujungnya digetarkan. Ternyata pada tali terbentuk gelombang dengan panjang gelombang 50 cm. Hitunglah:
a. cepat rambat gelombang pada tali tersebut !
b. frekuensi sumber gelombang tersebut !
5. Seutas tali yang ditegangkan dengan gaya F dan salah satu ujungnya digetarkan dengan frekuensi 40 Hz terbentuk gelombang dengan cepat rambat gelombang 50 m/s. Jika panjang tali 4 m dan massanya 25 gram, hitunglah:
a. gaya tegangan pada tali tersebut !
b. panjang gelombang pada tali tersebut !
BUNYI
Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik yang bersifat longitudinal. Menurut frekuensinya gelombang bunyi dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. infrasonic ( f ≤ 20 Hz )
b. audio (audience ) ( 20 Hz < f < 20.000 Hz )
c. ultrasonic ( f > 20.000 Hz )
Dari ketiga jemis gelombang bunyi tersebut, hanyalah bunyi audio saja yang dapat ditangkap oleh tilinga manusia.

Cepat rambat Bunyi
Bunyi dapat merambat padaa 3 jenis zat, yaitu zat padat, zat cair, dan gas. Cepat rambat bunyi tersebut dapat ditentukan dengan persamaan:
a. pada zat padat
E = modulus Young (N/m2)
ρ = massa jenis zat (kg/m3)
v = cepat rambat bunyi ( m/s )
b. pada zat cair
B = modulus Bulk (N/m2)
ρ = massa jenis zat (kg/m3)
v = cepat rambat bunyi ( m/s )
c. pada zat gas
γ = konstante Laplce
R = konstante umum gas ( R = 8,31 j/molK)
T = suhu mutlak gas ( K )
M = massa molekul gas ( kg/mol)
Contoh Soal 1:
Suatu bunyi yang frekuensinya f = 250 Hz merambat pada zat padat yang memiliki modulus Young E =108 N/m2 dan massa jenisnya ρ = 2500 kg/m3. Tentukan :
cepat rambat bunyi
panjang gelombang bunyi
Penyelesaian :
Diketahui : f = 250 Hz, E =1010 N/m2, ρ =5000 kg/m3
Ditanya : a. v = …?
b. λ = …?
Jawab : =200 m/s

2.Intensitas Bunyi
Energi bunyi biasa disebut dengan intensitas bunyi yang menyatakan energi bunyi tiap satuan waktu yang menembus tiap satuan luas suatu bidang secara tegak lurus (Intensitas bunyi adalah besarnya daya bunyi tiap satuan luas bidang). Dari definisi tersebut intensitas bunyi dapat dinyatakan dengan persamaan :
Dimana : P = daya bunyi ( watt )
A = luas bidang ( m2 )
I = intensitas bunyi (waat/m2)
Apabila sumber bunyi berupa sebuah titik dan bersifat isotropis (menyebar ke segala arah), maka bidang yang ditembus oleh daya bunyi merupakan bidang kulit bola ( A = 4πr2 ). Maka persamaan intensitas bunyi di atas dapat dituliskan sebagai berikut :
, dimana r = jarak sumber bunyi ke suatu titik.
Dari persaman di atas, maka dapat disimpulkan bahwa intensitas bunyi di sutu titik berbanding terbalik dengan kuarat jarak titik tersebut ke sumber bunyi.
Sehingga jika sebuah titik yang berjarak r1 dari sumber bunyi memiliki intensitas I1 dan titik yang berjarak r2 dari sumber bunyi memiliki intensitas I2, maka akan berlaku persamaan:
, jadi
Dimana : I1 = intensitas bunyi di titik 1 (w/m2)
I2 = intensitas bunyi di titik 2 (w/m2)

Contoh Soal 2 :
Sebuah sumber bunyi mempunyai daya 200π watt. Tentukanlah intensitas bunyi di suatu titik yang berjarak 10 m dari sumber bunyi tersebut !
Penyelesaian :
Diketahui : P = 200π watt, r = 10 m
Ditanya : I = …?
Jawab : w/m2

Contoh Soal 3 :
Intensitas bunyi di suatu tempat yang berjarak 9 m dari sumber bunyi adalah 8.10-5 w/m2. Tentukanlah intensitas bunyi di suatu tempat yang berjarak 18 m dari sumber bunyi tersebut !
Penyelesaian :
Diketahui : r1 = 10 m, I1 = 8.10-5 w/m2
Ditanya : I2 = …?, apabila r2 = 18 m
Jawab :

w/m2
3.Taraf Intensitas Bunyi ( I )
Taraf Intensitas bunyi didefinisikan sebagai nilai logaritma dari perbandingan antara intensitas suatu bunyi dengan intensitas standar ( intensitas ambang pendengaran ).
Besarnya Taraf Intensitas bunyi dinyatakan dengn persamaan :
, dimana : TI = Taraf intensitas bunyi (dB)
I = intensitas bunyi ( w/m2 )
I0 = intensitas ambang pendengaran.
I0 = 10-12 w/m2
Ambang pendengaran didefinisikan sebagai inensitas bunyi terkecil yang masih dapat didengar oleh telinga normal. (I0 = 10-12 w/m2 )

Ambang peasaan didefinisikan sebagai inensitas bunyi terbesar yang masih dapat didengar oleh telinga normal tanpa rsa sakit (I = 1 w/m2 )


Contoh Soal 4 :
Intensitas bunyi di suatu tempat adalah 10-5 w/m2. Tentukanlah Taraf intensitas bunyi di tempat tersebut, jika diketahui intensitas ambang pendengaran I0= 10-12 w/m2 !
Penyelesaian :
Diketahui : I = 8.10-5 w/m2 I0= 10-12 w/m2
Ditanya : TI = …?
= 10 log ( ) = 10.log 10-7 = 10.7 = 70 dB
Contoh Soal 5 :
Taraf intensitas bunyi ssebuah mesin adalah 50 dB. Tentukanlah Taraf intensitas bunyi dari sepuluh buah mesin sejenis jika dibunyikan bersama-sama. Diketahui intensitas ambang pendengaran I0= 10-12 w/m2 !
Penyelesaian :
Diketahui : TI1 = 50 dB I0= 10-12 w/m2
Ditanya : TI10 = …?
Jawab : Dicari terlebih dahulu intensitas sebuah mesin.
50 = 10 log( )
5 = log
log 105 = log
105 =
I1 = 105.10-12

Kemudian dicari I10
I10 = 10. I1 = 10.10-7 = 10-6 w/m2
TI10 = 10 log = 10 log 10-6
TI10 = 10.6 = 60 dB
Soal tersebut di atas secara singkat dapat diselesaikan dengan persamaan sbb:
TIn = TI1 + 10 log n


Lihat penyelesaiannya !
TIn = TI1 + 10 log n
= 50 + 10.log 10
= 50 + 10 .1 = 50 + 10 = 60 dB

Latihan Soal.
1. Suatu bunyi yang panjang gelombangnya λ = 2,5 m merambat pada zat padat yang memiliki modulus Young E =1010 N/m2 dan massa jenisnya ρ = 1000 kg/m3. Tentukan :
a. cepat rambat bunyi
b. panjang gelombang bunyi
2. Sebuah sumber bunyi mempunyai daya 200π watt. Tentukanlah jarak suatu tempat dari sumber bunyi itu agar ntensitas bunyi tersebut !
3. Intensitas bunyi di suatu tempat yang berjarak 9 m dari sumber bunyi adalah 8.10-5 w/m2. Tentukanlah intensitas bunyi di suatu tempat yang berjarak 18 m dari sumber bunyi tersebut !
4. Intensitas bunyi di suatu tempat adalah 10-5 w/m2. Tentukanlah Taraf intensitas bunyi di tempat tersebut, jika diketahui intensitas ambang pendengaran I0= 10-12 w/m2 !
5. Taraf intensitas bunyi ssebuah mesin adalah 50 dB. Tentukanlah Taraf intensitas bunyi dari seratus buah mesin sejenis jika dibunyikan bersama-sama. Diketahui intensitas ambang pendengaran I0= 10-12 w/m2 !

Saturday, June 6, 2009

berita mapancas

Aksi Dukung Palestina Bergelora

AKTIVIS Mahasiswa Pancasila membakar kertas bergambar bendera Israel saat berunjuk rasa mengutuk serangan militer Israel di Palestina, di depan Goethe Institut, Pusat Kebudayaan Jerman, di Jln. L.L.R.E. Martadinata Bandung, Selasa (6/1).* ANDRI GURNITA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Aksi organisasi mahasiswa dan masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap Palestina yang diserang Israel terus berlanjut. Ratusan anggota dewan keluarga masjid (DKM), santri, dan organisasi mahasiswa melakukan long march serta mengajak masyarakat untuk melakukan salat Gaib dan istigasah di berbagai tempat di Bandung raya, Selasa (6/1).

Sekitar 500 anggota DKM Masjid Al Amal Al Islami RW 1 Desa Cangkuang Kulon, Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung dan santri Pesantren Nurul Iman Cibaduyut Raya melakukan long march untuk menggugah masyarakat agar memberikan dukungan kepada Palestina.

Menurut anggota DKM Al Amal Al Islam, Rohidin Salam, aksi ini hanya ingin meminta masyarakat untuk melakukan salat Gaib dan istigasah bersama untuk warga Palestina di Masjid Al Amal Al Islam, semalam.

Warga juga melakukan penggalangan dana untuk rakyat Palestina. Meskipun demikian, kata Rohidin, mereka tidak berniat untuk mengirimkan relawan ke Palestina. Menurut dia, sebaiknya mereka lebih fokus terhadap apa yang bisa dilakukan di Indonesia. Pengiriman relawan, ujar dia, harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah, dan jangan sampai menjadi beban.

"Meskipun demikian, bukan berarti pihak-pihak lain yang menghimpun relawan itu salah," tuturnya.

Di Kota Bandung, aksi demo mendukung Palestina dilakukan sejumlah organisasi mahasiswa. Puluhan orang dari BEM-Kema Politeknik Negeri Bandung (Polban) mendatangi Gedung Sate untuk melakukan orasi dan menghimpun dana. Menurut komandan lapangan aksi Zulfikar, dana yang dikumpulkan masyarakat akan disalurkan ke Palestina melalui Dompet Dhuafa.

Sebelum melakukan aksi, puluhan mahasiswa melakukan salat Gaib bersama di kampus Polban. "Kami ingin mengetuk hati nurani masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menekan kebijakan pemerintah agar bersungguh-sungguh dan berperan aktif dalam upaya perdamaian di Palestina," ujarnya.

Zulfikar mengatakan, pemerintah sebaiknya segera melakukan tindakan nyata dan segera. Menurut dia, banyak langkah strategis yang bisa dilakukan pemerintah ketika Dewan Keamanan PBB tidak bisa menghasilkan solusi yang tegas. Upaya melalui jalur diplomatik yang lebih signifikan bersama negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Asia-Afrika dapat dilakukan dengan lebih serius. Selain itu, pemerintah RI juga didesak untuk mengecam keras dalam pidato kenegaraan presiden secara sungguh-sungguh, serta mengorganisasikan penggalangan bantuan kemanusiaan secara nasional.

Hal senada disampaikan oleh puluhan mahasiswa Front Perjuangan Rakyat (FPR) yang terdiri atas Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Forum Aktivis Mahasiswa Unisba (FAMU), dan BEM Fikom Unisba. Dalam aksinya di Gedung Sate, mereka menyatakan sikap untuk menolak agresi militer Israel ke Palestina. Menurut Humas FPR Vidi Perdana, mereka mendesak negara-negara di dunia untuk mengucilkan Israel dan Amerika Serikat.

Demo Goethe

Berbeda dengan BEM-Kema Polban dan FPR, Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (DPD Mapancas) Provinsi Jawa Barat melakukan aksinya di depan Pusat Kebudayaan Jerman Goethe Institut Jln. L.L.R.E. Martadinata 48 Kota Bandung. Mereka mengajak negara-negara maju mendesak PBB untuk memberikan sanksi terhadap Israel.

Kelompok tersebut juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan agar Indonesia keluar dari PBB. "PBB tidak becus menciptakan perdamaian dan tidak mampu menyelesaikan konflik kejahatan manusia," kata Ketua DPD Mapancas, Ridwan Eko Prasetyo.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) Shiddiq Amin melalui siaran persnya, mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengadakan pertemuan darurat dan mengoordinasikan bantuan kemanusiaan bagi korban sipil Palestina di wilayah Gaza. Mereka juga mendesak PBB untuk menyatakan Israel sebagai negara agresor. Israel harus mendapat sanksi internasional yang berat. "Kami mendesak Dewan Keamanan PBB membentuk pasukan perdamaian untuk menghentikan serangan militer Israel dan melindungi warga sipil Palestina di wilayah Gaza," kata Shiddiq Amin. (A-185/A-178)***
Penulis:
Back

Berita PR

Mahasiswa Peringati Kelahiran Pancasila

SEJUMLAH mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila (Mapancas) berorasi dengan meneroboskan sebagian tubuhnya ke bawah pagar dan membacakan tuntutannya di Gedung Sate Bandung, Senin (1/6).*M. GELORA SAPTA/"PR"

MASSA mahasiswa yang tergabung dalam DPD Mahasiswa Pancasila Prov. Jawa Barat melakukan aksi di depan Gedung Sate, Bandung, memperingati Hari Kelahiran Pancasila, Senin (1/6). Di tempat yang sama, Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Wilayah Jabar juga melakukan aksi memprotes penyusupan kapal perang Malaysia ke wilayah RI di blok Ambalat. Aksi Mahasiswa Pancasila sempat membuat lalu lintas di depan Gedung Sate tersendat. Sebab, mereka berbaris dan berorasi tepat di tengah jalan. "Dari sisi budaya, Pancasila juga menghadapi tantangan yang tak kalah beratnya. Budaya bangsa kita semakin terkikis seiring perkembangan zaman," ujar koordinator aksi, Iman Syafe’i. (A-132)***
Penulis:
Back

Berita PR

Aksi Sambil Tiarap
Senin, 01 Juni 2009 , 13:25:00

SEBANYAK 13 Mahasiswa Pancasila Provinsi Jawa Barat (Jabar) melakukan aksi memperingati Hari Lahir Pancasila di Jln. Diponegoro Kota Bandung, Senin (1/6). Dalam aksi berorasi sambil tiarap di badan jalan, mereka menyerukan pemerintah agar tidak tergantung pada donor asing manapun. DUDI SUGANDI/"PR"

Berita Mapancas

Selasa, 06/01/2009 10:58 WIB
Kecam Israel, Mahasiswa Datangi Pusat Kebudayaan Asing
Baban Gandapurnama - detikBandung



Bandung - Kecaman terhadap agresi militer Israel terus bergulir. Sekitar 20 orang yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila Jabar melakukan aksi unjuk rasa mengecam agresi Israel ke sejumlah institut kebudayaan asing di Bandung, seperti di Goethe dan CCF, Selasa (6/1/2009).

Di depan pusat kebudayaan Jerman, Goethe, Jalan LRE Martadinata, 20 mahasiswa ini menggelar teaterikal mengenai keganasan Israel. Sekitar 60 personel polisi menjaga ketat Goethe. Mereka pun membawa beberapa poster yang antara lain bertuliskan 'Israel penjahat perang' dan 'Indonesia harus ke luar dari PBB'. Rencananya mereka juga akan mendatangi pusat kebudayaan Perancis, CCF di Jalan Purnawarman.

Sekretaris Mahasiswa Pancasila Jabar Imam Syafei menyatakan Presiden SBY sudah mengeluarkan resolusi kepada PBB, namun pengaruhnya belum terlihat. Kebiadaban Israel masih merajalela, terbukti dengan jatuhnya ratusan orang yang tewas dan ribuan lainnya luka-luka.

Karena itu, mereka mendesak agar Indonesia ke luar dari PBB, jika PBB tidak sanggup mendamaikan konflik tersebut. Menurutnya kedatangan mereka ke pusat kebudayaan asing di Bandung, untuk mengajak negara-negara maju seperti Jerman dan Perancis agar mendesak PBB memberikan sanksi terhadap Israel yang telah meluluhlantahkan Palestina.

"Kenapa Indoensia tidak bisa ke luar dari PBB? Soekarno saja berani ke luar dari PBB karena PBB tidak bisa menciptakan perdamaian. Jika PBB hanya sekedar wadah perdagangan negara maju, apa pentingnya bergabung dengan PBB," ujar Imam.

Rencananya setelah dari Goethe mereka akan lakukan longmarc ke Gedung Sate, lalu ke CCF, di Jalan Purnawarman.(ern/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Friday, May 29, 2009

berita

AKANKAH PENDIDIKAN GRATIS
BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN?

Hari Pendidikan Nasional yang sering disebut HARDIKNAS, tanggal 2 mei senantiasa menjadi hari peringatan pendidikan nasional tiap tahunnya. Tentu akan menjadi semangat baru bagi dunia pendidikan jika Hardiknas tidak sekedar dijadikan ceremonial belaka, melainkan harus dijadikan momentum upaya peningkatan mutu pendidikan bangsa Indonesia, baik peningkatan Infra maupun sufra struktur pendidikan.
“Biar bapak nya sopir angkot, anaknya jadi pilot.., biar bapak nya tukang Koran, anaknya jadi wartawan.” kalimat tersebut merupakan penggalan sebuah iklan Dinas Pendidikan Nasional yang mengharuskan anak belajar 9 tahun dengan mengenyam pendidikan gratis dari SD hingga SMP. Dengan pendidikan gratis itu semua golongan miskin-kaya memiliki hak sekolah yang sama, dengan begitu seharusnya tidak ada alasan lagi anak putus sekolah.
Ironisnya, tetap saja masih banyaknya anak-anak putus sekolah, boleh jadi karena di lapangan pendidikan gratis SD-SMP masih belum berlangsung secara merata, karena tetap saja ada beberapa sekolah yang masih memungut biaya pendidikan, bahkan dibeberapa sekolah juga masih dikenakan biaya mahal. Jika itu terjadi, hal ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah masih setengah hati memberlakukan pendidikan gratis, maka dari itu pengawasan dari semua pihak menjadi penting dalam keberlangsungan pendidikan gratis kedepannya.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Provinsi Jawa Barat menyerukan aksi hardiknas :
1. Menolak diskriminasi realisasi pendidikan gratis terhadap rakyat miskin.
2. Menolak komersialisasi pendidikan dalam hal sekecil apapun!
3. Meminta Pemerintah Gubernur Jawa Barat, membenahi sarana prasarana pendidikan yang masih memprihatinkan, meningkatkan kesejahteraan Guru (Honorer), dan menindak para oknum yang menyelewengkan anggaran pendidikan!

Bandung, 05 Mei 2009
Dewan Pimpinan Daerah
MAhasiswa Pancasila
Provinsi Jawa Barat



RIDWAN EKO PRASETYO IMAM SYAFE’I
Ketua Sekretaris



Koordinator Aksi : Imam Syafe’i (081322585403)

berita

AKANKAH PENDIDIKAN GRATIS
BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN?

Hari Pendidikan Nasional yang sering disebut HARDIKNAS, tanggal 2 mei senantiasa menjadi hari peringatan pendidikan nasional tiap tahunnya. Tentu akan menjadi semangat baru bagi dunia pendidikan jika Hardiknas tidak sekedar dijadikan ceremonial belaka, melainkan harus dijadikan momentum upaya peningkatan mutu pendidikan bangsa Indonesia, baik peningkatan Infra maupun sufra struktur pendidikan.
“Biar bapak nya sopir angkot, anaknya jadi pilot.., biar bapak nya tukang Koran, anaknya jadi wartawan.” kalimat tersebut merupakan penggalan sebuah iklan Dinas Pendidikan Nasional yang mengharuskan anak belajar 9 tahun dengan mengenyam pendidikan gratis dari SD hingga SMP. Dengan pendidikan gratis itu semua golongan miskin-kaya memiliki hak sekolah yang sama, dengan begitu seharusnya tidak ada alasan lagi anak putus sekolah.
Ironisnya, tetap saja masih banyaknya anak-anak putus sekolah, boleh jadi karena di lapangan pendidikan gratis SD-SMP masih belum berlangsung secara merata, karena tetap saja ada beberapa sekolah yang masih memungut biaya pendidikan, bahkan dibeberapa sekolah juga masih dikenakan biaya mahal. Jika itu terjadi, hal ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah masih setengah hati memberlakukan pendidikan gratis, maka dari itu pengawasan dari semua pihak menjadi penting dalam keberlangsungan pendidikan gratis kedepannya.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Provinsi Jawa Barat menyerukan aksi hardiknas :
1. Menolak diskriminasi realisasi pendidikan gratis terhadap rakyat miskin.
2. Menolak komersialisasi pendidikan dalam hal sekecil apapun!
3. Meminta Pemerintah Gubernur Jawa Barat, membenahi sarana prasarana pendidikan yang masih memprihatinkan, meningkatkan kesejahteraan Guru (Honorer), dan menindak para oknum yang menyelewengkan anggaran pendidikan!

Bandung, 05 Mei 2009
Dewan Pimpinan Daerah
MAhasiswa Pancasila
Provinsi Jawa Barat



RIDWAN EKO PRASETYO IMAM SYAFE’I
Ketua Sekretaris



Koordinator Aksi : Imam Syafe’i (081322585403)